Selasa, 12 Juni 2012

Cara rekaman yang murah dan bagus.


Ini beberapa tips buat musisi yang ingin merekam lagu-lagu sendiri tapi tidak ingin mengeluarkan budget yang besar. Beberapa dari kalian yang sudah terbiasa dengan Digital Recording mungkin sudah tahu beberapa hal yang tertulis disini, gapapa, mungkin ada yang belum tahu dan semoga bermanfaat.

Era komputer sekarang ini ternyata membawa dampak perubahan yang besar dalam dunia musik dan recording. Dengan makin murahnya harga komputer, speaker monitor dan soundcard yang ada sekarang, biaya rekaman bisa ditekan menjadi sangat rendah.

Jika kamu musisi, pengen rekaman sendiri, dan punya komputer di rumah, saya sarankan kamu membeli soundcard dan speaker monitor yang bagus untuk merekam karya-karya kamu dengan biaya jauh lebih murah, dan karena rekamannya di rumah sendiri, maka kamu bisa bikin sampai sebagus-bagusnya karena waktu yang kamu punya tidak terbatas, tidak seperti di studio rekaman profesional yang makin lama kamu pakai studio makin banyak biaya yang harus kamu keluarkan.

Disamping soundcard dan speaker yang oke, kamu juga perlu software DAW (Digital Audio Workstation), seperti Cubase, Nuendo atau ProTools dll, untuk merekam lagumu, dan jika kamu mau memakai MIDI (misalnya buat mengisi drum dan keyboard) kamu perlu membeli software-software VST seperti Addictive Drum, Hypersonic dll. Saya sarankan, jika kamu mampu belilah software yang asli karena walaupun harganya agak mahal, kamu mendapatkan beberapa keuntungan seperti free update dan service aftersales lainnya. Tapi jika kamu memang tidak mampu beli ya gapapa, di Indonesia banyak yang jualan CD software DAW bajakan, dan karena tidak dilarang sama polisi, ya kita untuk sementara boleh anggap itu halal hahaha, sampai kita mampu beli yang original.

Senin, 11 Juni 2012

Biografi Kurt Cobain - Musisi Terkenal


Kurt CobainKurt Cobain terlahir dari broken home terutama ketika kedua orang tuanya bercerai saat ia berumur 8 tahun. Kurt menjadi pemurung, dan sering menyendiri. Ia menulis di tembok kamarnya “ I hate mom”, I hate Dad”, Dad hates mom, mom hate dad, it simply makes you want to be sad. Sejak itu Kurt tak betah di rumah dan sering keluyuran. Talenta musiknya terasah sejak kecil. Tahun 1975 kurt kecil pernah ikut les drum dan jarang pulang. Saat ulang tahunnya ke 14 ia dibelikan gitar oleh pamannya. Gitar itu terus dimainkan siang dan malam. Ia amat fasih memainkan lagu Stairway milik Led Zappelin, another one bites to dust milik queen. Melihat Kurt keranjingan main gitar ibunya sangat khawatir hingga menyuruhnya berhenti main gitar namun nasehat ibunya tak dihiraukannya.

Kegilaan Kurt dengan musik sampai membuatnya keluar dari sekolah dan diusir ibunya dari rumah. Kurt terus keluyuran tiap malam, bergabung dengan komunitas musik, hingga sampai tidur di kolong jembatan, kelaparan hingga mencari makan dengan memancing ikan di sungai. Suatu hari Kurt menceritakan kepedihannya ini dengan lagu populernya Something In The Way.

Kurt memiliki sifat pendiam, susah berkomunikasi, mempunyai sifat menutup diri sehingga ia sulit menemukan partner band. Ia baru menemukan partner setelah bertemu Cris Novoselic. Bersama Cris ia mencari partner lain dan akhirnya bertemu Dave Grohl. Ketiga remaja ini kemudian membentuk band Nirvana. Mereka bertiga adalah pemusik idealis yang tak menghiraukan aliran musik, pakem pembuatan lirik, atau aransemen musik. Mereka mengalir seperti kata hati nuraninya. Lagu-lagunya pun banyak bercerita tentang pemberontakan, pemberontakan sosial, dan kepedihan hidup.

Minggu, 10 Juni 2012

Riwayat Singkat Seorang Pemusik, Mengapa?


concert program book


Sebenarnya hanya sekedar terlintas di kepala, tapi mengapa hampir di setiap konser kita mendapat sebuah riwayat singkat si seniman tercetak, entah di buku acara atau pun di selebaran yang dibagikan. Pertanyaan yang muncul adalah apakah yang sebenarnya tersirat di balik riwayat si seniman yang tertera di atas kertas tersebut.
Jarang sekali kita melihat dibentangkannya riwayat pemusik saat pentas musik jenis lainnya. Lihat saja pagelaran musik pop dan rock, jarang sekali riwayat si pemusik ditampilkan atau pun dibagikan kepada khalayak penontonnya. Dan toh walaupun demikian konser-konser mereka tetap dipadati penonton.
Banyak yang menganggap menuliskan riwayat singkat adalah sebuah tradisi yang terus dijaga dalam sejarah musik klasik ataupun sebuah penghormatan kepada figur-figur yang berjasa dan bersinggungan dengan hidup si pemusik. Tapi nyatanya tanpa riwayat singkat pun, toh, pergelaran musik dapat terus berjalan. Lantas apa signifikansi menulis riwayat singkat dalam hampir setiap buku program?

Jumat, 08 Juni 2012

Bermusik Yang Baik dan Benar ( ala Opay )


1. Harus mempunyai tujuan
Memiliki tujuan yang jelas adalah hal yang paling utama dalam sebuah band yang ingin sukses. Dengan mempunyai tujuan yang jelas maka band tersebut dapat menentukan kearah mana band tersebut akan dibawa. Dalam industri musik persaingan sangatlah keras. Kebanyakan label rekaman, manager, produser musik enggan bekerja sama dengan band yang tidak jelas arah dan tujuannya. Mereka lebih memilih untuk bekerjasama dengan musisi yang memiliki tujuan yang jelas dan cekatan.

Selasa, 05 Juni 2012

Harga Karya Musik dan Masa Depan Album Fisik


Apa yang membuat Anda membeli sebuah karya musik?
Saya yakin salah satu pertimbangannya adalah harga. Nah, saya pernah ngobrol dengan beberapa orang tentang masalah ini. Jawabannya menarik sekali dan menjadi tantangan besar dunia musik dalam negeri.
Jika kita masuk ke toko kaset dan CD, kita akan menemukan harga yang berbeda-beda. Cakram digital pemusik lokal saat ini berkisar pada harga Rp 25.000 hingga yang menengah atas sekitar Rp 75.000—beberapa bahkan ada yang mencapai Rp 100.000!
Dalam satu album yang biasanya berisikan sekitar 10 lagu, dengan harga sebuah CD Rp 75.000 berarti rata-rata per lagunya adalah Rp 7.500. Buat beberapa orang mungkin ini harga yang tak murah. Namun banyak juga yang menjual lebih rendah, misalnya band-band baru yang tidak dinaungi label besar. Untuk informasi, rerata harga satu lagu Indonesia di sebuah layanan jual beli musik digital adalah berkisar dari Rp 2.000 hingga Rp 9.000.
Saya lalu bertanya ke seorang teman yang ngeband, bagaimana mereka mengelola bisnis ini dari album pertamanya. Ternyata mereka mencetak albumnya terbatas, hanya 500 keping dan dengan modal sendiri pula! Setelah ongkos produksi semuanya dihitung, didapatlah angka Rp 25.000 untuk menebus sekeping karya musiknya. Terjual habis. Hasil akhirnya katanya untung. Syukurlah.

Senin, 04 Juni 2012

Karya Musik Itu Seperti Buah Hati, Tegakah Kita Mencuri?



Produksi Musik Dengan Cubase 5
Produksi Musik / Dokumentasi Pribadi
Musik, sebuah bahasa universal yang bisa menyatukan berbagai macam manusia dari segala suku dan bangsa, dengan musik kita bisa mengekspresikan isi hati kita yang kadang sulit diucapkan lewat kata-kata. Bagi setiap insan seni khususnya musik seperti saya sebuah karya musik itu tak ternilai harganya, sebuah karya musik bagi sang penciptanya bagaikan buah hatinya, ketika ada pihak-pihak  lain yang dengan sengaja mencuri buah hatinya tentu sakit hati rasanya.
Indonesia, negeri yang iklim industri musiknya tak pernah surut dari masa ke masa, merupakan negara yang mempunyai angka pembajakan karya musik yang cukup tinggi, sengaja saya tak beberkan angka-angka dan prosentasi pembajakan musik ditanah air ini, agar kita tak terpaku pada hitungan angka-angka yang memprihatinkan itu melainkan cukup fokuskan pada berapa orang yang telah tersakiti dan dirugikan oleh kegiatan pembajakan musik di tanah air.
Sebuah lagu atau karya musik yang bisa kita nikmati lewat pemutar audio canggih kita seperti iPod atau Walkman tidak lahir dengan proses yang sederhana,  proses panjang dilalui oleh sebuah lagu hingga menjadi indah dan bisa memanjakan telinga kita, mulai dari saat sang pencipta lagu menulis liriknya, kemudian merangkai lirik tersebut dalam balutan nada.

Sabtu, 02 Juni 2012

Mike Portnoy: ‘Fans Indonesia, Saya Sudah Tidak di Dream Theater dan Avenged Sevenfold’

Mike Portnoy at Ottawa Bluesfest 2010.
Mantan drummer Dream Theater dan Avenged Sevenfold, Mike Portnoy, terpaksa harus menjelaskan kembali kepada para penggemarnya yang berada di Indonesia bahwa ia sudah tidak bergabung dengan kedua band tersebut.
Beberapa minggu yang lalu, saat Dream Theater akan tampil di Jakarta, masih banyak penggemar Dream Theater di Indonesia yang menyangka Mike Portnoy akan ikut tampil bersama band yang ikut ia dirikan tersebut.
Saat Avenged Sevenfold membatalkan konsernya di Pantai Carnival Ancol, Jakarta, pada Selasa (1/5) kemarin, ternyata masih banyak penggemar Mike Portnoy yang mengira bahwa ia juga ikut dalam rombongan Avenged Sevenfold ke Indonesia.
“Halo Indonesia, saya tidak tahu sudah berapa banyak cara berbeda atau berapa kali saya menulis ini: saya sudah tidak bersama dengan Dream Theater atau Avenged Sevenfold. Dan sudah tidak tergabung sejak 2010!,” tulis Portnoy di fanpage resmi miliknya di Facebook.
Dalam pernyataan tersebut, Portnoy juga mengaku sudah mendengar kabar tentang pembatalan konser Avenged Sevenfold di Jakarta.